Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Tanjungpinang Kampong Kite

Tanjungpinang atau Tanjung Pinang (disingkat Tg. Pinang) adalah ibukota dari Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Kota ini terletak di Pulau Bintan dan beberapa pulau kecil seperti Pulau Dompak dan Pulau Penyengat. Kota Tanjungpinang dahulunya adalah pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga. Sebelum dimekarkan menjadi kota otonom, Tanjungpinang adalah ibukota Kabupaten Kepulauan Riau (sekarang Kabupaten Bintan). Kota ini juga awalnya adalah ibukota Provinsi Riau (meliputi Riau daratan dan kepulauan) sebelum kemudian dipindahkan ke Kota Pekanbaru.
Kota ini memiliki cukup banyak daerah pariwisata seperti Pulau Penyengat, Senggarang, Kampung Bugis, Dompak. Pulau Penyengat banyak terdapat situs cagar budaya seperti Masjid, Makam para raja, Bangunan tua, Balai Adat, Benteng dan yang lainnya. Senggarang terdapat vihara yang berumur sekitar 200 tahun, Kota Rebah, Sungai Carang, Makam para raja dan yang lainnya. Kampung Bugis merupakan salah satu kampung tua yang berada di Tanjungpinang. Dompa…

Kerajaan Riau - Johor - Pahang - Lingga (Kota Raja/Kota Lama) Hulu Riau - Sungai Carang Sekitar Tahun 1673-1805

Dari Johor, Kerajaan Melayu kemudian berpusat di Hulu Sungai Carang. Sungai itu, kemudian disebut pula dengan nama Sungai Riau. Dari pusat Kerajaan Riau-Johor-Pahang itulah, bermula kecemerlangan dalam pemerintahan, dunia ilmu pengetahuan dan keagamaan. Tatkala Raja Ibrahim yang bergelar Sultan Ibrahim Syah I menjadi Sultan Johor, maka ditugaskan Tun Abdul Jamil membuka dan membangun Hulu Sungai Carang dalam tahun 1672. Daerah baru itu, kemudian berubah nama menjadi Hulu Riau dan Kerajaan Johor pun disebut Riau-Johor. Selanjutnya dikenal dengan sebutan Riau-Johor-Pahang-Lingga. Dalam perjalanan kerajaan, akibat kekuasaan maka perebutan tahta selalu terjadi. Sampailah pada kisah, Raja Kecil merebut tahta dan kemudian Tengku Sulaiman meminta bantuan dengan lima bangsawan asal Luwu, Sulawesi. Dan tanggal 4 Oktober 1722 Tengku Sulaiman dilantik menjadi Sultan Riau bergelar Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah. Puing-puing bangunan pusat Kerajaan Kesultanan Johor-Pahang-Riau-Johor-Lingga di Sun…

Pulau Penyengat Inderasakti

Kalau liburan ke Tanjungpinang tak lengkap rasanya bila tak singgah ke Pulau Penyengat. Pulau yang berjarak sekitar 2 KM dari pusat kota Tanjungpinang ini bisa ditempuh dengan menggunakan perahu bermotor yang biasa disebut pompong. Dari pelantar (pelabuhan) kuning kita naik pompong ke Pulau Penyengat sekitar 15 menit dengan ongkos hanya 7k sekali jalan. Pompong ini berkapasitas 15 orang dan semua penumpang wajib menggunakan life jacket untuk keselamatan.
Pulau ini berukuran panjang 2.000 meter dan lebar 850 meter. Asal mula kenapa pulau ini disebut Penyengat, konon katanya para pelaut berabad-abad yang lalu selalu singgah di pulau ini untuk mengambil air tawar. Di pulau ini terdapat banyak terdapat hewan sebangsa serangga yang memiliki sengat. Menurut cerita, para pelaut tersebut melanggar patang-larang ketika mengambil air yang akhirnya mereka disengat oleh serangga berbisa. Hewan ini yang kemudian dipanggil penyengat dan pulau ini terkenal dengan nama Pulau Penyengat.   
Terdapat bebe…

Pulau Basing

Pulau Basing ini terletak di depan Pantai Sri Arjana Tanjung Siambang Kelurahan Dompak Kecamatan Bukit Bestari Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Pulau ini tidak lebih besar dari ukuran Pulau Penyengat yaitu panjang sekitar 750 meter dan lebar 440 meter. Pulau Basing ini telah dibuka untuk umum pada tanggal 30 April 2017 yang lalu. Hanya dibuka untuk weekend saja Sabtu dan Minggu. Untuk sampai ke Pulau Basing ini kita harus menggunakan alat transportasi laut yaitu pompong sekitar 5 menit. Jangan lupa pakai life jacket untuk keselamatan. Tarif pompong pulang pergi untuk dewasa 20k sedangkan anak2 10k.

Pulau yang tidak berpenghuni ini memiliki cagar budaya berupa Benteng. Benteng Pulau Basing berupa tembok yang terbuat dari bata setinggi sekitar 2,5 meter sampai 3 meter memanjang dari kiri dan kanan. Ada sebuah ruangan berukuran sekitar 3x4 meter tepat berada ditengah-tengah benteng tersebut yang kononnya disebut penjara atau rumah pengasingan. 



Disini juga terdapat beberapa pondo…

It's Me Eka Aprilya

Haaaiii haaiiiii, salam kenal semuanyaaaaa,,, 🙋🙋🙋 Newbie banget neeeh 😉 
Perkenalkan nama saya Eka Aprilya, panggil saja Eka. Saya kelahiran Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Kepulauan Riau yaa bukan Riau 😁  Tanjungpinang itu letaknya di Pulau Bintan berdekatan dengan Kota Batam.

Walaupun saya kelahiran Kota Tanjungpinang tapi saya punya darah keturunan Timur Tengah loooohhh 😂 Ayah saya dari Nganjuk Jawa Timur sedangkan Ibu saya dari Klaten Jawa Tengah 😂
Saya single mom dari seorang putri yang sangat cantik sekali seperti Bundanya (heheheheeee). Namanya Ayunindya Myesha Aqeela biasa dipanggil Aqeela, umurnya baru 3 tahun.
Saya lulusan dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjungpinang Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi tahun 2010. Saat ini saya bekerja sebagai Operator Komputer (Keuangan) di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kepulauan Riau.
Karena dari Senin sampai Jum'at saya kerja jadi setiap weekend saya selalu menyempatkan waktu untuk hobby …