Saturday, 21 September 2019

Si Seksi Nan Manja "Marion Jola" Meriahkan Bajafash 2019

Bajafash 2019

Event tahunan BAJAFASH (Batam Jazz & Fashion) kembali digelar tahun ini untuk yang kelima kalinya. Event ini berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai dari tanggal 13 sampai dengan 15 September 2019 di Radisson Golf & Convention Center Batam. Seperti tahun-tahun sebelumnya, event ini diikuti oleh 3 (tiga) negara yaitu Indonesia, Singapore dan Malaysia. Dari Singapore menampilkan musisi terbaik mereka The Steve McQueen, dari Malaysia menampilkan penyanyi Yuka Kharisma, sementara dari Indonesia menampilkan koleksi fashion hasil karya desainer handal dan menampilkan si seksi nan manja "Marion Jola" sebagai bintang tamu utama pada malam pertama Bajafash 2019.

Bajafash 2019
Untuk tema event secara umum masih sama dengan tahun sebelumnya "Diversity In South-East Asia Through Music and Fashion". Menampilkan koleksi fashion dari desainer Indonesia dan diiringi oleh musisi-musisi jazz yang berasal dari Indonesia, Singapore dan Malaysia. Namun untuk tahun ini akan ada hal lain yang akan diangkat seperti yang berkaitan dengan lingkungan dan kearifan lokal. Hal ini bisa dilihat dari hadirnya workshop tentang eco-print, nge-batik melayu, D.I.Y. woodworking dan talk show dengan tema tentang lingkungan.

Bersama Kadispar Prov. KEPRI dan Kadispar Kota Batam

Event ini didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau dan Dinas Pariwisata Kota Batam karena dianggap mampu meningkatkan wisatawan lokal dan mancanegara. Kehadiran perwakilan dari Kementerian Pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi KEPRI dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam menambah semarak acara Bajafash 2019. Selain dari pariwisata juga hadir tamu dari instansi-instansi lain, para sponsor dan rekan-rekan media yang mendukung penuh penyelenggaraan event ini.   

Bajafash 2019

Alhamdulillah untuk yang kedua kalinya aku berkesempatan menyaksikan secara langsung event Bajafash 2019 yang diselenggarakan di ballroom Radisson Golf & Convention Center Batam. Jum'at tanggal 13 September 2019 merupakan hari pertama event ini. Acara yang dimulai pada jam 2 siang ini dibuka oleh Nikki Fauzan dan dilanjutkan dengan workshop knitting dari Komunitas Rajuters, workshop eco printing dari Kagunan, workshop bati dan shibori dari Yusfiq Batik Melayu Arios dan workshop D.I.Y woodworking dari Made by Me. Sayangnya untuk kegiatan workshop ini aku tak bisa ikut berpartisipasi karena masih ada kerjaan lain yang harus aku selesaikan terlebih dahulu.  

Photo Both

Menjelang malam, aku tiba di lokasi acara. Ada banyak stan makanan, pakaian dan aksesoris yang dijual disekitar lokasi acara. Suasana mulai ramai dan orang-orang yang baru tiba langsung berfoto di photo both yang telah disediakan oleh pihak penyelenggara karena memang letaknya yang berada di depan pintu masuk. Para penggemar Marion Jola yang biasanya disebut "Lavers" pun sudah tak sabar ingin bertemu dan melihat langsung penampilan idola mereka. Marion Jola malam itu akan menghibur para tamu dan para penggemar yang hadir di ballroom


Traditional Dancing Performance

Natasya Rofalina
Juliard Quintet (Foto by Miko Hutabarat)

Tepat pukul 7.30 malam, acara dimulai dengan penampilan dari Traditional Dancing Performance, tarian tradisional melayu yang dikemas apik dengan iringan musik jazz. Meskipun hanya ada 3 penari yang tampil tapi itu tidak mengurangi keindahan tarian yang dibawakan oleh para penari. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan dari Juliard Quintet yang membawakan beberapa buah lagu. Sembari menyaksikan penampilan musisi jazz, desainer Natasya Rofalina menampilkan fashion hasil karyanya yang diperagakan oleh para model-model cantik. Fashion designer muda yang berasal dari Batam ini memamerkan hasil karya fashionnya dengan ciri khas batik Batam. Ini sangat menarik karena bisa memperkenalkan sekaligus mempromosikan batik di kalangan yang lebih luas lagi.  

Road Roots

Itang Yunasz

Kemudian penampilan dari band yang juga berasal dari Batam, Road Roots. Band yang pernah menjuarai ajang Festival MLD Jazz Wanted Regional Bali ini menampilkan beberapa buah lagu yang sedang hits dan juga lagu lawas. Tak ketinggalan desainer kondang Indonesia Itang Yunasz turut menampilkan hasil karya fashionnya di Bajafash 2019. Desainer yang sudah berumur 61 tahun ini memamerkan beberapa koleksi fashionnya lengkap dengan peachy scarf sebagai pelengkap fashionnya.

Yuka Kharisma feat Ahmad Jeffny Kamar (Foto by Miko Hutabarat)

Awang Kagunan

Kain Indonesia

Yang gak kalah keren adalah penampilan dari Yuka Kharisma. Penyanyi asal Indonesia yang saat ini menetap di Kuala Lumpur, Malaysia memberikan penampilan terbaiknya. Penyanyi jebolan Indonesia Idol musim kelima ini membawakan beberapa lagu dan berkolaborasi dengan suaminya tercinta Ahmad Jeffny Kamar yang juga sebagai musisi. Kali ini giliran Awang Kagunan dan Kain Indonesia yang memamerkan hasil karya fashionnya yang fenomenal, ecoprint. Ecoprint adalah teknik pewarnaan pada tekstil dengan mereplika berbagai macam daun atau bunga sebagai polanya. Fashion ecoprint menghasilkan karya seni berestetika tinggi karena motif yang unik dari proses yang tidak biasa.

Marion Jola (Foto by Miko Hutabarat)

Dan penampilan yang paling ditunggu-tunggu adalah Marion Jola. Gadis asal Kupang, Nusa Tenggara Timur ini merupakan jebolan Indonesian Idol musim kesembilan. Bernama lengkap Marion Rambu Jola Pedy yang akrab disapa Lala telah mengeluarkan beberapa single dan semuanya menjadi hits dikalangan millenial. Para Lavers, panggilan untuk penggemar Marion Jola pun berteriak histeris ketika Marion Jola muncul dari sisi kiri panggung.

Marion Jola


Diawal penampilan, Marion Jola membawakan lagu Shape of You yang dipopulerkan oleh Ed Sheeran. Kemudian medley dari beberapa lagu, Benci Untuk Mencinta, Kangen dan Karna Su Sayang. Tak hanya membawakan lagu pop, Marion Jola juga membawakan lagu bergenre dangdut yang dipopulerkan oleh Siti Badriah 'Syantik' tapi dengan aransemen musik jazz. Kemudian dilanjutkan dengan single-single yang sudah dirilis, Rayu, So In Love, Tak Ingin Pisah Lagi dan Jangan.      

Dana Duriyatna

Marion Jola bersama model cowok (Foto by Miko Hutabarat)

Untuk desainer yang akan tampil diiringi oleh Marion Jola adalah Dana Duriyatna. Desainer asal Jakarta ini menampilkan koleksinya yang berbahan dasar tenun. Marion Jola pun sempat ikutan berjalan menemani salah satu model cowok yang sedang memperagakan busana Dana Duriyatna. Malam semakin larut dan penampilan Marion Jola ditutup oleh single hits nya yang pertama 'Jangan'. Sukses sudah penyelenggaraan Bajafash 2019. Semoga event Bajafash tahun depan lebih meriah dan lebih sukses lagi dari yang sekarang. Sampai ketemu di Bajafash tahun depan,,,,

 






  



   

No comments:

Post a Comment