Langsung ke konten utama

Benan "Bali Kecil" di Negeri Bunda Tanah Melayu

Cara menuju ke Pulau Benan dari Tanjungpinang
Wisata Pantai Benan
Pulau Benan terletak di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau. Pulau Benan memiliki luas sekitar 190 hektar. Letaknya berdekatan dengan Pulau Katang, Nopong dan Merodong. Pulau berbentuk busur kecil yang memanah ke arah Laut Cina Selatan itu dijuluki "Bali Kecil" di Negeri Bunda Tanah Melayu. Pulau Benan menjadi salah satu wisata andalan Kabupaten Lingga. Panorama alam yang memukau, laut yang biru jernih dan keindahan matahari terbit menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang kesana. Pantai dengan pasir putih, lautnya yang biru dan jernih semakin eksotik oleh rindangnya pohon kelapa. Karena rasa penasaran saya dan 7 orang teman sepakat untuk liburan singkat ke Pulau Benan.
Cara menuju ke Pulau Benan dari Tanjungpinang
Suasana di kapal ferry Lintas Kepri
Hari Sabtu sekitar jam 10 lewat 30 menit, saya dan ketiga orang teman saya sudah berkumpul di pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang. Sementara 4 orang teman lainnya berangkat melalui pelabuhan Telaga Punggur, Batam. Tiket kapal ferry dari Tanjungpinang ke Pulau Benan per orangnya 160k dan pass masuk pelabuhan 5k. Tiket kapal ferry dari Tanjungpinang ke Pulau Benan bisa dibeli melalui Acen di nomor kontak 081267815658. Untuk Batam dihargai 185k dan Pass 10k dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 45 menit. Tepat jam 11 siang kapal ferry Lintas Kepri berangkat dari pelabuhan Sri Bintan Pura menuju ke Pulau Benan. Kondisi kapal saat itu penuh penumpang. Ternyata di pertengahan jalan arus ombak kuat membuat saya dan ketiga teman saya mual-mual dan pusing alias mabuk laut. Ketiga teman saya tertidur ditengah ombak yang kuat, sementara saya tidak bisa memejamkan mata karna sedikit takut dengan ombak. Setelah 1 jam perjalanan laut, akhirnya kami sampai di pelabuhan Pulau Benan.
Cara menuju ke Pulau Benan dari Tanjungpinang
Jalan menuju ke Pantai Benan
Sampai di pelabuhan Pulau Benan, kami dijemput Pak Sahlan selaku pengelola Wisata Pantai Pulau Benan. Teman-teman yang dari Batam ternyata sudah lebih dulu sampai dan ternyata mereka juga mengalami hal yang sama dengan kami, ombak kuat dan mereka juga mabuk laut. Sampai di gazebo tepi pantai, kami menyewa sebuah cottage dengan harga 250k dan untuk retribusi 10k per orang. Cottage nya lumayan luas bisa untuk 4 orang dan memiliki beberapa fasilitas diantaranya 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, kursi tamu, meja makan, kipas angin, TV, lemari dan canno. Selain menyewa cottage kami juga menyewa sepeda untuk keliling perkampungan Pulau Benan. Harga per sepedanya 20k untuk 1 hari. Setelah menyewa cottage, saya dan beberapa teman yang lain merebahkan badan untuk menghilangkan rasa mual dan pusing. Begitu pusing dan mual mulai menghilang kami segera ke meja makan untuk makan siang yang sudah disediakan oleh pihak pengelola. Disini juga tersedia paket makan 100k per orang untuk 3x makan (siang, malam dan pagi). Dan tak ketinggalan kami menikmati kelapa muda yang langsung diambil dari pohonnya.
Harga sewa homestay di Pulau Benan
Cottage nya menghadap ke laut
Selesai makan kami mengobrol diteras untuk merencanakan kegiatan apa selanjutnya yang akan kami lakukan disana. Dan kami pun sepakat untuk explore ke padang ilalang yang lokasinya tak jauh dari pelabuhan. Sebagian ada yang naik sepeda dan sebagian lagi jalan kaki menuju padang ilalang. Setelah sampai dilokasi saya merasa kagum melihat padang ilalang yang lumayan luas berwarna kekuningan dan berada di tepi pantai. Saya merasa seperti di padang savanna Afrika. Sesi potret memotret pun tak terelakkan lagi. Setelah puas berfoto kami pun segera balik ke cottage karna sudah hampir menjelang maghrib.
Harga Sewa homestay di Pulau Benan
Foto ala anak band di padang ilalang
Sampai di cottage kami segera membersihkan diri dan bersiap-siap untuk makan malam. Sebenarnya kami mau bakar-bakar ikan di tepi pantai. Tapi karena cuaca yang tidak mendukung akhirnya bakar-bakar ikannya di rumah warga. Malam itu kami dihidangkan ikan bakar dingkis, sayur oyong dan tak lupa sambal yang super pedas. Saya menghabiskan 3 ekor ikan dan temen-temen yg lain ada yg sampai 4 ekor bahkan sampai 7 ekor. Ikan bakar dingkis emang benar-benar membuat kami berselera untuk makan, makan dan makan lagi.
Harga Sewa homestay di Pulau Benan
Makan malam dengan menu ikan dingkis bakar


Setelah kenyang kami pun duduk-duduk santai di teras sambil menikmati suasana malam disana. Tak lama pak Sahlan datang dan mengabarkan kalau ada salah satu warga yang sedang mengadakan hajatan kawinan dengan hiburan joget dangkong. Kami pun tak lengah lagi dan segera bergegas menuju lokasi acara di lapangan sekolah.
Harga Sewa Homestay di Pulau Benan
Bersama pak Sahlan
Sampai disana acara sudah dimulai. Acara hajatan kawinan yang sederhana ciri khas Pulau Benan. Tuan rumah mempersilakan para tamu undangan untuk mencicipi hidangan yang telah disediakan. Soto, nasi goreng, air timun, hidangan yang cukup sederhana untuk sebuah acara kawinan. Karena saya masih kenyang jadi saya hanya mengambil air timun sebagai pelepas dahaga. Tak lama acara hiburan pun dimulai. Diawali dengan pencak silat dan dilanjutkan dengan joget dangkong. Malam itu suasana cukup riuh dan ramai. Saya beserta teman-teman berbaur dengan warga ikut joget dangkong. Tak terasa malam semakin larut dan kami pun berpamitan pulang ke cottage. Sampai di cottage ada yang langsung tidur dan ada yang masih mengobrol di teras. Sekitar jam 1 saya pun tidur karena teringat besok harus bangun pagi untuk menyaksikan matahari terbit.
Harga Sewa Homestay di Pulau Benan
Pencak Silat
Cara menuju ke Pulau Benan dari Tanjungpinang
Joget Dangkong
Cara menuju ke Pulau Benan dari Tanjungpinang
Foto bersama pengantin

Jam setengah 6 saya terbangun dan langsung bergegas untuk sholat subuh. Setelah itu saya keluar menuju pantai. Dari kejauhan saya melihat aktifitas remaja putra dan putri sedang melakukan kegiatan di tepi pantai. Saya pun mendekat ke mereka dan ternyata remaja putri sedang latihan menari sedangkan remaja putra latihan pencak silat. Setiap minggu pagi mereka rutin melakukannya sehingga saat mereka di undang ke acara-acara mereka sudah siap untuk tampil. Saya pun berkesempatan untuk ikut latihan nari. Satu hal yang belum pernah saya lakukan selama ini, menari di atas pasir di tepi pantai. Ternyata susah-susah gampang tapi seru jadi dapat pengalaman baru. Kemudian saya dan beberapa teman berkeliling pulau menggunakan sepeda. Warga disini ramah-ramah, selama perjalanan sapa menyapa terjadi diantara kami dan warga. Setelah sampai di cottage, kami sarapan dengan hidangan mie goreng dan telur ceplok.
Harga tiket kapal ke Pulau Benan dari Tanjungpinang
Aktifitas remaja di minggu pagi


Harga tiket kapal ke pulau benan dari tanjungpinang
Canno

Harga tiket kapal ke pulau benan dari tanjungpinang
Renang

harga tiket kapal ke Pulau Benan dari Tanjungpinang
Setelah sarapan kami melakukan kegiatan masing-masing. Ada yang bermain canno dan renang di laut. Pak Sahlan menghampiri kami di cottage dan mengajak kami untuk melihat salah satu situs sejarah Batu Gajah. Konon katanya Batu Gajah ini ceritanya mirip dengan Malin Kundang. Batu Gajah ini bercerita tentang orang tua yang mengutuk anaknya yang ketahuan sedang berbuat mesum. Karena tak mau menanggung malu, orang tua nya memilih bunuh diri. Sebelumnya tempat ini dianggap angker tapi semenjak orang ramai berdatangan, anggapan itu pun hilang dan menjadi salah satu tempat pilihan yang wajib dikunjungi wisatawan.
Wisata bahari di Pulau Benan
Fun bike

Wisata bahari di Pulau Benan
Batu Gajah
Jam sudah menunjukkan pukul 9 lewat 20 menit. Waktunya mandi dan bersiap-siap untuk ke pelabuhan. Kapal ke Tanjungpinang berangkat jam 11 siang. Rasanya 2 hari disini belum puas untuk liburan. Masih banyak tempat yang belum disinggahi. Pulau Benan merupakan salah satu alternatif liburan yang dekat dan murah meriah. Jika ingin liburan disini disarankan untuk membawa powerbank karena disini listrik baru nyala dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi. Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi pengelola wisata pantai Benan pak Sahlan di nomor HP 0821 7349 9130. Semoga teman-teman bisa liburan kesini dan saya juga masih diberi kesempatan liburan disini di lain waktu.
Wisata bahari di Pulau Benan



Komentar

  1. Serunya bermain di pantai :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haaiii Farida, main dipantai emang paling seru apalagi bareng temen2

      Hapus
  2. Wow mantap, seru pengalaman menari di atas pasir pantai. Ikan dingkisnya itu loooh. Enak pake banget.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengalaman yang tak terlupakan yaa sistaa, next trip kuy

      Hapus
  3. Ikan dingkis favorittt banget ya.. Aq 4ekor ajah..😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Laaaah dpt 4 ekor? Saya aj cuma dpt 3 ekor, hihihiiiiii

      Hapus
  4. balik lagi yukkk k Benan. suka suasana tenang nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kuy lah, tp agak lamaan dikit stay'y biar puas explore Benan

      Hapus
  5. Wahh baca ini jadi pengen kesana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayoo mba disegerakan, hihihihihiiiii

      Hapus
  6. Asik nih ada nomor konaknya segala. catet ah mana tau kepikiran k sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo dicatet aj biar bisa lgs cuuuusss kesana, heheheeeee

      Hapus
  7. Asik nih ada nomor konaknya segala. catet ah mana tau kepikiran k sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo dicatet aj biar bisa lgs cuuuusss kesana, heheheeeee

      Hapus
  8. nama pantainya kayak nama Orang. mungkin penemunya Benan atau siapa? hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin bisa jadi seperti itu, heheheheeeee

      Hapus
  9. seru banget kak. tapi goyang dangkong itu goyangan kaya gimana kak ? haha baru denger soalnya.

    Happy blogging happy writting :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Joget dangkong itu bebas mengikuti irama gendang dan gong, makanya disebut joget dangkong. Terimakasih sudah mampir kakak :)

      Hapus
  10. waah saya baru tau ada pulau namanya Benan. hihi kudet banget ya saya mbak. keren ya pulaunya, aktivitasnya juga asyik - asyik. jadi kepengen ke sana..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Holaaaa mba Mardhiyah, ayooo mba dijadikan maen kesini nya ^,^

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tampil Modis Dengan Aksesoris Kekinian

Bagi beberapa perempuan penampilan itu adalah hal yang utama. Saya termasuk perempuan yang sangat memperhatikan penampilan. Bila ingin pergi keluar rumah, saya pasti akan berusaha untuk memadu madankan pakaian yang akan saya kenakan. Mulai dari atasan, bawahan, tas dan juga sepatu semuanya harus senada. Untuk tampilan yang lebih modis lagi biasanya saya selalu menambahkan aksesoris perhiasan seperti cincin, gelang, kalung, anting dan juga bros.  

Mendapatkan Penghasilan Tambahan Dengan Menulis

Ketika saya sedang membuka beranda, saya membaca status teman saya di Facebook bahwa beliau akan membuka kelas blogger untuk pemula. Saya yang sudah punya blog tetapi masih belum tau begitu banyak tentang dunia per blogger an sangat tertarik untuk mengikuti kelas tersebut. Kemudian saya menghubungi beliau dan saya di invite ke WhatsApp group Kelas Blogger TPI yang dibuat beliau. Ruziana adalah salah satu blogger di Tanjungpinang yang sudah lama malang melintang di dunia blogger dan sudah sangat terkenal. Tulisannya sudah banyak dan saat ini sudah dimuat di majalah Garuda Indonesia - Colours Magazine bulan September ini. Melalui website www.unizara.com, beliau sudah bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Itu salah satu alasan saya tertarik masuk ke dunia blogger karena dengan menulis kita bisa menghasilkan pendapatan tambahan.

Kemeriahan Tanjungpinang International Dragon Boat Race 2017

Dragon Boat Race merupakan salah satu event pariwisata tetap yang ada di Kota Tanjungpinang dan termasuk dalam event pariwisata unggulan Provinsi Kepulauan Riau. Dimana pada tahun 2017 ini merupakan event yang ke-16 sejak terbentuknya Kota Otonom Tanjungpinang dan yang ke-11 memperebutkan piala bergilir Gubernur Provinsi Kepulauan Riau. Dragon Boat Race Tanjungpinang adalah sebuah kegiatan olahraga bernuansa budaya diangkat dari sebuah tradisi masyarakat Tionghoa yang ada di Tanjungpinang bernama "SEMBAHYANG KESELAMATAN LAUT".